MENIA – Tepat pukul 11.00 WITA, Rabu 24 Juni 2026, ruang kerja BKPSDMD
Kabupaten Sabu Raijua berubah jadi “ruang
otak” ASN. Di sinilah Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya
Manusia Daerah (BKPSDMD) menggelar rapat strategis penyusunan Rencana Kerja
Perubahan Tahun Anggaran 2026.
Rapat
dipimpin langsung Plt. Kepala BKPSDMD; Rubenson Agorius Banfatin, S.STP., M.A.
Yang menarik: rapat ini dihadiri lengkap. Mulai Sekretaris Badan, para Kabid,
Kasubbag, Pejabat Fungsional, sampai staf pelaksana. Tak ada sekat. Semua
suara didengar. Bukan Sekadar Koreksi Angka.
Bapak
Rubenson menegaskan, Renja Perubahan ini bukan urusan “tambah-kurang anggaran” semata. Ini momentum evaluasi jujur untuk
menajamkan program kepegawaian yang benar-benar dibutuhkan ASN dan masyarakat. “Penyusunan Renja Perubahan ini bukan
sekadar rutinitas administratif, melainkan momentum bagi kita untuk menajamkan
program-program prioritas kepegawaian. Sinergi dan keterbukaan antar-bidang
sangat diperlukan agar target peningkatan kualitas ASN di Sabu Raijua dapat
tercapai optimal,” tegasnya.
Intinya:
program yang kurang berdampak ? dievaluasi. Program yang dibutuhkan lapangan ?
dikuatkan. Semua demi 3 kata kunci: Efektif, Efisien, Akuntabel.
Suara
Lapangan Jadi Kunci
Yang
bikin rapat ini beda: masukan teknis dari pejabat fungsional dan staf langsung
masuk ke draft. Mereka yang tiap hari “turun lapangan” paham kendala riil — mulai dari pelatihan yang
jadwalnya bentrok, usulan diklat yang belum nyentuh kebutuhan, sampai kendala
administrasi kepegawaian.
Setiap
bidang bergiliran memaparkan:
1.
Capaian
program: Apa yang sudah jalan dan hasilnya ke ASN
2. Kendala di lapangan: Jujur dibuka, tanpa
disembunyikan
3. Usulan rasionalisasi: Anggaran diarahkan
ke program yang paling prioritas dan berdampak
Suasananya
cair tapi fokus. Karena semua paham: Renja yang bagus = ASN yang makin kompeten
= pelayanan ke masyarakat makin cepat.
Komitmen
untuk Sabu Raijua
Dengan
rampungnya pembahasan awal Renja Perubahan ini, BKPSDMD Kabupaten Sabu Raijua
mengunci 3 komitmen utama untuk sisa tahun 2026:
1.
Pelayanan
administrasi kepegawaian lebih cepat & tuntas: SK, kenaikan pangkat,
pensiun, data ASN — semua beres tepat waktu
2. Pengembangan kompetensi ASN lebih tepat
sasaran: Diklat dan bimbingan teknis disesuaikan kebutuhan OPD, bukan “asal
ada”
3. Tata kelola SDM aparatur berintegritas:
Disiplin, profesional, dan berAKHLAK jadi budaya kerja
Rapat
ini jadi bukti bahwa BKPSDMD Sabu Raijua tidak mau jalan di tempat. Evaluasi,
berbenah, lalu melangkah lebih baik — itu cara BKPSDMD mendukung roda
pemerintahan yang kuat dan dipercaya masyarakat.
Karena
ASN yang kompeten, menjadikan Sabu Raijua yang hebat. Mari kita kawal bersama.
(MaxDj)
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah - Kabupaten Sabu Raijua © 2026
Cepat, Akurat, Mudah, dan Berkualitas